KAMPAR, Auraperjuangan.com – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di tiga titik lokasi pada awal Februari 2026.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai pada Selasa (3/2/2026) di Desa Laboy Jaya, Kecamatan Bangkinang, dilanjutkan Rabu (4/2/2026) di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, dan ditutup pada Kamis (5/2/2026) di Desa Pulau Tinggi, Kecamatan Kampar.
Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau dan berada di bawah harga pasar. Adapun komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP Bulog seharga Rp60.000 per karung, minyak goreng Minyakita dengan harga Rp15.500 per liter, gula pasir seharga Rp17.000 per kilogram, serta telur ayam ras yang dijual seharga Rp50.000 per papan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh komoditas hortikultura dengan harga petani, seperti cabai merah seharga Rp18.000 per kilogram, cabai rawit seharga Rp12.000 per bungkus, dan bawang merah seharga Rp16.000 per bungkus. Kegiatan ini juga menghadirkan hasil pertanian lokal serta berbagai produk pangan dari pelaku UMKM Kabupaten Kampar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Dr. Yuli Usman, secara langsung membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa GPM merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Kampar,” ujar Dr. Yuli Usman.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan digelarnya Gerakan Pangan Murah di sejumlah wilayah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar berharap manfaat kegiatan ini dapat dirasakan secara luas dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(***)





COMMENTS