BANGKINANG KOTA, Auraperjuangan.com – Berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kampar, Forum Anak Kampar (FAKAR) sukses menggelar pelatihan jurnalistik pada Jumat, 11 Juli 2025. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Dispersip Kabupaten Kampar ini diikuti oleh 30 siswa-siswi dari jenjang SMP dan SMA di wilayah tersebut.
Pelatihan jurnalistik dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diwakili Kabid Pengembangan Bambang S. Ip. M. Si
Bambang berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, tetapi menjadi kegiatan berkelanjutan. “Dinas Perpustakaan selalu membuka diri dan siap membantu forum anak kampar untuk melaksanakan kegiatan dalam upaya meningkatkan skil dan kemampuan serta pengembangan diri”, Ungkap Bambang
Wakil Ketua FAKAR, Muhammad Rasya Dalfen, mewakili Ketua FAKAR Sa’ddan Ramadhan, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada pelajar agar tidak mudah percaya dengan informasi dan berita yang dibaca.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak di Kabupaten Kampar agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar Rasya.
Rasya menambahkan harapannya agar para peserta dapat mengenal adanya pendidikan informal di luar sekolah, seperti pelatihan jurnalistik ini, yang juga sangat bermanfaat. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menangkal hoaks dan membekali pelajar dengan pemahaman tentang unsur-unsur berita yang benar.
Sementara itu, Narasumber Adi Jondri Putra mengatakan, bahwa menulis berita bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menyampaikan kebenaran secara objektif dan etis.
“Menulis berita bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menyampaikan kebenaran secara objektif dan etis,” ungkap Adi Jondri Putra di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan, bahwa dasar-dasar jurnalistik yaitu, teknik wawancara, kode etik jurnalistik, hingga praktik penulisan berita.
Kegiatan ini berlangsung hidmat dan diselingi dengan simulasi pembuatan berita dan diskusi kelompok yang membuat peserta semakin aktif dan antusias dalam menyerap materi. (Tim Wartawan Cilik Kampar)



COMMENTS