KAMPAR, Auraperjuangan.com — Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 akan menjadi salah satu acuan penting dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya pada jalur prestasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan bahwa nilai TKA tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi kemampuan siswa, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, hasil TKA dapat menjadi nilai tambah bagi siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah favorit melalui jalur prestasi pada PPDB tahun 2026.
“Hasil TKA ini nantinya bisa menjadi referensi dalam PPDB, terutama untuk jalur prestasi. Jadi siswa punya peluang lebih besar jika memiliki capaian yang baik,” ujar Helmi saat di konfirmasi melalui sambungan Telepon, Selasa (7/4/2026).
Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa TKA tidak bersifat wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Kelulusan tetap sepenuhnya menjadi kewenangan pihak sekolah.
Selain sebagai bahan seleksi, hasil TKA juga akan digunakan oleh pemerintah daerah untuk memetakan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar, khususnya dalam aspek literasi dan numerasi.
Pelaksanaan TKA tahun ini sendiri menggunakan sistem berbasis komputer dengan perangkat laptop yang terhubung langsung ke server pusat, baik secara online maupun semi-online.
Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kampar, Fadli, menjelaskan bahwa TKA merupakan integrasi dari TKA dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang kini digabung dalam satu sistem.
“Sekarang TKA dan ANBK menggunakan sistem yang sama, sehingga pelaksanaannya lebih terintegrasi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa setiap siswa nantinya akan mendapatkan sertifikat TKA dari sistem pusat. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu nilai pendukung saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“TKA ini memang tidak menentukan kelulusan, tapi bisa menjadi nilai tambah bagi siswa, terutama untuk masuk sekolah yang diinginkan,” tambahnya.
Adapun pelaksanaan TKA diikuti oleh siswa kelas IX SMP dan mencakup dua aspek utama, yakni literasi (Bahasa Indonesia) dan numerasi (Matematika).
TKA mulai dilaksanakan pada Senin, 6 April, dan berlangsung selama delapan hari dengan pembagian empat gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama dua hari, dengan empat sesi ujian setiap harinya.


COMMENTS