Bupati Kampar Turun Langsung, Tegur Pemborosan Listrik di Kantor OPD

HomeDaerahKab. Kampar

Bupati Kampar Turun Langsung, Tegur Pemborosan Listrik di Kantor OPD

Bangkinang Kota, Auraperjuangan.com – Komitmen terhadap efisiensi energi terus ditunjukkan oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. Dalam upaya membangun budaya kerja yang lebih hemat energi di lingkungan pemerintahan, Bupati menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung gerakan penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

Sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang memberi teladan, pada Jumat (10/04), Bupati Kampar memulai langkah tersebut dari lingkungan Rumah Dinas Bupati dengan menggunakan sepeda menuju lokasi aktivitas. Aksi ini tidak hanya menjadi simbol komitmen pribadi, tetapi juga ajakan langsung kepada seluruh ASN untuk mulai beralih ke moda transportasi ramah lingkungan, seperti sepeda maupun kendaraan hemat energi lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar untuk melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan sistem kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Peninjauan difokuskan pada penerapan Work From Office (WFO) bagi sebagian pegawai, dengan tetap memperhatikan pengecualian bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Sejumlah OPD menjadi lokasi peninjauan, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar secara langsung mengecek kondisi ruang kerja di masing-masing OPD. Ia menemukan masih adanya penggunaan energi listrik yang belum efisien, seperti lampu dan pendingin ruangan (AC) yang tetap menyala meskipun tidak digunakan. Dengan sigap, Bupati langsung mematikan perangkat tersebut sebagai bentuk edukasi sekaligus contoh nyata bagi para ASN.

“Penghematan energi harus dimulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Jika tidak digunakan, matikan lampu dan AC. Ini bukan hanya soal efisiensi anggaran, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan ASN untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam penggunaan energi. Dengan demikian, tercipta budaya kerja yang tidak hanya efisien dan produktif, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

Melalui kepemimpinan yang memberi contoh langsung, Bupati Kampar menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berwawasan lingkungan.(Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: