Bangkinang Kota, Auraperjuangan.com – Mewakili Bupati Kampar, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. Muhammad, M.Si secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Layanan Ketaspenan dan Pembekalan Kewirausahaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki usia pensiun tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Guru Bangkinang, Rabu (11/2/2026).
Acara ini turut dihadiri oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Taspen Cabang Pekanbaru Firson Arya Iskandar sebagai narasumber, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Kampar yang juga Ketua KORPRI Kampar, Refizal, S.STP. M. IP
Dalam sambutannya, Drs. Muhammad, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mempersiapkan ASN menghadapi masa purna tugas dengan lebih matang dan terencana. Menurutnya, masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan yang tetap dapat diisi dengan berbagai kegiatan produktif.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para ASN dapat memahami secara menyeluruh hak dan kewajiban terkait layanan Taspen, serta memiliki gambaran dan kesiapan untuk memulai usaha atau kegiatan produktif setelah pensiun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Taspen Cabang Pekanbaru Firson Arya Iskandar memaparkan berbagai informasi penting terkait prosedur pengurusan pensiun, manfaat program Taspen, serta kemudahan layanan yang kini dapat diakses secara digital. Ia juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi agar proses pencairan hak pensiun dapat berjalan lancar.
Pada kesempatan tersebut, Kadis PMPTSP Kampar sekaligus Ketua KORPRI Kampar, Refizal, S.STP M. IP menyampaikan bahwa KORPRI memiliki komitmen untuk terus mendampingi ASN, tidak hanya saat aktif bertugas, tetapi juga dalam memasuki masa purna tugas.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan rekan-rekan ASN memahami hak-haknya serta memiliki kesiapan mental dan ekonomi. Pensiun bukan berhenti berkarya, tetapi momentum untuk memulai hal baru yang tetap produktif dan bermanfaat,” ungkap Refizal.
Selain sosialisasi ketaspenan, peserta juga mendapatkan pembekalan kewirausahaan yang bertujuan untuk memberikan motivasi dan wawasan dalam memulai usaha. Materi ini diharapkan mampu membuka pola pikir ASN agar tetap aktif dan mandiri secara ekonomi setelah memasuki masa pensiun.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta calon pensiun tahun 2026. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para ASN dapat menyongsong masa purna tugas dengan rasa optimis, kesiapan finansial, serta semangat untuk terus berkarya di tengah masyarakat. (Adv)


COMMENTS