Tarai Bangun,Tambang, Auraperjuangan.com – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kampar bersinergi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Riau, Baznas Kabupaten Kampar, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar kegiatan bakti sosial sunat massal. Acara ini dilaksanakan pada Selasa (23/12) bertempat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tarai Bangun, Jl. Kubang Raya, Kecamatan Tambang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas organisasi yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Kabupaten Kampar.
“Kegiatan ini merupakan kado nyata pada peringatan Hari Ibu ke-97. Melalui kolaborasi antara Iwapi, Baznas, dan IDI, kita dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Ini adalah bentuk pengabdian kita untuk masyarakat Kampar,” ujar Dr. Misharti.

Ketua IWAPI Riau Hj. Maryenik Yanda SH
Ketua Umum DPD Iwapi Provinsi Riau Maryenik Yanda, SH. I. yang hadir langsung dalam acara tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sosial organisasi untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kesejahteraan keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Drs. Sudirman, Dt. Patio Wakil Ketua Baznas Kabupaten Kampar menegaskan bahwa pendanaan kegiatan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk kemaslahatan umat.
Sebanyak kurang lebih 45 anak terdaftar sebagai peserta sunat massal tahun ini. Proses tindakan medis dilakukan secara profesional oleh tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kampar dengan menggunakan standar kesehatan yang terjamin.
Hadir dalam acara tersebut jajaran IWAPI Kabupaten Kampar, perwakilan Baznas Kabupaten Kampar, tim dokter IDI Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat setempat, serta para orang tua pendamping peserta.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diakhiri dengan pemberian santunan serta bingkisan kepada anak-anak peserta sunat massal sebagai bentuk dukungan moral. (Adv)


COMMENTS