KAMPAR, Auraperjuangan.com — Memasuki tahun 2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali dilaksanakan secara serentak mulai 8 Januari 2026, setelah libur sekolah Tahun Baru. Ketua Satgas MBG Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, mengingatkan seluruh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) agar memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut.
Hal itu disampaikan Dr. Misharti saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (07/01/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh SPPG harus segera melakukan persiapan menyeluruh agar program MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Menjelang dimulainya kembali program MBG setelah libur sekolah, saya meminta seluruh SPPG untuk mempersiapkan seluruh petugas dan penjamah makanan agar kembali bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” ujar Misharti.
Selain kesiapan sumber daya manusia, ia juga menekankan pentingnya kualitas menu yang disajikan kepada peserta didik. Menu tersebut harus memenuhi standar gizi, aman dikonsumsi, serta disukai oleh anak-anak.
“SPPG harus memastikan menu yang disajikan benar-benar bergizi, aman, dan disenangi oleh peserta didik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua Satgas MBG juga mendorong SPPG untuk mulai menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan petani lokal, baik petani hortikultura maupun petani ikan. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung ketersediaan bahan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
“Kami mendorong agar SPPG mulai melakukan MoU dengan petani lokal, baik petani sayur maupun petani ikan, sehingga program MBG juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Dr. Misharti mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG untuk bekerja dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
“Mari kita kembali bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh agar apa yang dikonsumsi anak-anak benar-benar membawa manfaat serta berdampak signifikan bagi kemajuan pendidikan kita,” pungkasnya.
Hingga saat ini, di Kabupaten Kampar telah beroperasi 60 SPPG yang melayani 153.918 siswa di 970 sekolah. Program MBG juga menyasar 7.766 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sehingga total penerima manfaat mencapai 162.186 orang.
Program MBG merupakan salah satu program strategis yang bertujuan untuk Kesehatan masyarakat, meningkatkan asupan gizi peserta didik, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat kualitas pendidikan.


COMMENTS